Laman

Sabtu, 30 Juni 2012

Antara Amal dan MLM

Antara Amal dan MLM
Apakah Antara Amal dan MLM ada hubungannya? Mari kita simak tulisan singkat "Antara Amal dan MLM" ini dan jadikan sebagai motivasi untuk selalu beramal baik.

Amal adalah suatu perbuatan. Suatu perbuatan yang berlanjut dan menjadikan suatu kebiasaan disebut sebagai amalan. Amal bisa kita kategorikan menjadi dua, yaitu amal shaleh dan amal sayyi'ah. Amal shales adalah perbuatan baik yang akan mendatangkan manfaat baik kepada orang yang melakukannya maupun kepada lingkungannya dan apabila dikerjakan akan mendapatkan pahala. Sedangkan amal sayyi'ah adalah perbuatan buruk yang akan mendatangkan kerugian bagi orang yang melakukannya maupun bagi lingkungannya yang apabila dikerjakan akan mendapatkan siksa.

MLM sudah tidak asing lagi di telinga kita saat ini. MLM yang kepanjangannya Multi Level Marketing merupakan suatu sistem pemasaran cukup jitu saat ini dengan memanfaatkan sistem jaringan. Dalam sistem MLM dikenal istilah downline, yaitu orang yang kita rekrut sebagai anggota kita dan posisi level dan struktur jaringannya berada tepat di bawah kita. Downline ini bisa dikatakan sebagai perpanjangan tangan kita dalam memperluas jaringan pemasaran, dia akan merekrut anggota kembali untuk menjadi downlinenya dan secara otomatis menjadi downline kita. Jadi apapun barang yang dipasarkan akan lebih cepat tersebar dalam jaringan tersebut. Alhasil laba yang didapatpun akan lebih banyak dalam waktu yang lebih cepat, karena selain mendapatkan laba dari hasil kerja kita, kita juga akan mendapatkan laba dari hasil kerja downline kita yang biasa disebut dengan istilah komisi refferal.

Papa Baca yang Keras ya

Papa Baca yang Keras ya
"...papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger"

Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses, seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang ke rumah, karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat penting dengan para pemegang saham. Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut, Putrinya Jessica datang mendekatinya, berdiri tepat disampingnya, sambil memegang buku cerita baru.

Buku itu bergambar seorang peri kecil yang imut, sangat menarik perhatian Jessica, "Pa liat"! Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya. Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kaca matanya, kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi "Wah,. Buku Baru ya Jes?", "Ya papa" Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya. "Baca in Jessi dong pa" pinta Jessica lembut, "Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh" sanggah budi dengan cepat. Lalu ia segera mengalihkan perhatian nya pada kertas-kertas yang berserakkan didepannya, dengan serius.

Jumat, 29 Juni 2012

Kisah Pemimpin Bijaksana

Kisah Pemimpin Bijaksana
Ada seorang pegawai negeri yang saleh pulang kerja lembur pada akhir bulan. Sementara pulang, dalam keadaan perut lapar sehabis lembur, dia berpikir alangkah enaknya kalau sampai di rumah nanti makan nasi panas dengan lauknya yang dibuat isteri tercintanya. Setelah sampai rumah dia disambut isterinya lalu cuci tangan dan minta disediakan makan. Isterinya menyampaikan bahwa makanan yang ada tinggal nasi dan hanya sedikit sayur bayam tanpa lauk. Sebagai orang yang saleh si pegawai negeri bersyukur karena menyadari bahwa setiap akhir bulan uang pasti sudah habis sehingga bisa makanpun sudah syukur.

Tiba-tiba dia punya ide alangkah nikmatnya kalau sore itu makan dengan sate ayam yang ada di dekat rumahnya karena sehabis lembur dia dapat uang transport yang bisa dipakai jajan sate ayam. Namun dia berpikir alangkah egoisnya kalau dia makan sate sendirian dan isterinya tidak. Dan besok mereka harus makan apa kalau uangnya dipakai jajan sate. Makan sate berdua dengan uang transport yang didapat barusan tidak cukup. Sebagai orang yang saleh dia memutuskan untuk memberikan uangnya kepada isterinya untuk membeli lauk pauk untuk besoknya. Tapi sore ini lauknya tiadak ada. Maka pikirnya mungkin nikmat juga kalau dia makan nasi panas di dekat penjual sate sebab jika bisa mencium baunya saja rasanya sudah seperti makan sate sungguhan. Maka berangkatlah dia sambil bawa nasi sendiri ke dekat tukang sate. Tentu dia cari posisi duduk dimana angin bertiup. Maka makanlah si pegawai negeri itu dengan lahap sambil tersenyum, rupanya nikmat juga walaupun hanya mencium bau sate.

Kamis, 28 Juni 2012

5 Pilar Kepemimpinan

5 Pilar Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah suatu kemampuan untuk mengorganisir, mengarahkan maupun menggerakkan sesuatu yang dipimpinnya menuju target yang telah ditentukan. Setiap manusia harus mempunyai mental dan kemampuan yang berkualitas dalam hal kepemimpinan. Setiap manusia harus mampu memimpin dirinya sendiri. Setiap manusia yang dipilih untuk memimpin kelompok tertentu harus mampu memimpin kelompok yang dipimpinnya agar mampu menggapai tujuan kelompoknya. Dapatkan selalu berbagai motivasi untuk memicu semangat anda mencari pengetahuan dalam rangka meningkatkan kemampuan memimpin. Fahami lima kunci utama atau 5 Pilar Kepemimpinan untuk menjadi seorang pemimpin sejati.

Memimpin manusia memang bukan hal yang gampang, jangankan memimpin orang banyak, memimpin diri sendiripun belum tentu setiap orang mampu. Terkadang memiliki berbagai jenis keinginan dalam waktu bersamaan. Dalam menjatuhkan pilihan dari berbagai keinginan tersebut, disitulah jiwa kepemimpinan dibutuhkan. Tidak jarang manusia mengutamakan untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang tidak sesuai dengan hati nuraninya, tetapi tetap ia kerjakan karena suatu kondisi keterpaksaan. Inilah salah satu bentuk ketidakmampuan memimpin diri sendiri. Apalagi jika memimpin orang banyak, akan timbul berbagai keinginan dan berbagai pendapat yang bertolak belakang.

Menjatuhkan pilihan kepada keinginan sekelompok orang, akan menentang kelompok lainnya. Setiap pilihan mengandung resiko yang harus ditanggung, dan seorang pemimpin sejati akan memiliki kemampuan menganalisa dan menemukan resiko terkecil untuk dipilihnya.

Rabu, 27 Juni 2012

Pembeli Istimewa

Pembeli Istimewa
Pada suatu hari, ketika Jepang belum semakmur sekarang, datanglah seorang peminta-minta ke sebuah toko kue yang mewah dan bergengsi untuk membeli manju (kue Jepang yang terbuat dari kacang hijau dan berisi selai). Bukan main terkejutnya si pelayan melihat pelanggan yang begitu jauh sederhana di tokonya yang mewah dan bergengsi itu. Karena itu dengan terburu-buru ia membungkus manju itu. Tapi belum lagi ia sempat menyerahkan manju itu kepada si pengemis, muncullah si pemilik toko berseru, "Tunggu, biarkan saya yang menyerahkannya". Seraya berkata begitu, diserahkannya bungkusan itu kepada si pengemis.

Si pengemis memberikan pembayarannya. Sembari menerima pembayaran dari tangan si pengemis, ia membungkuk hormat dan berkata, "Terima kasih atas kunjungan anda".

Setelah si pengemis berlalu, si pelayan bertanya pada si pemilik toko, "Mengapa harus anda sendiri yang menyerahkan kue itu? Anda sendiri belum pernah melakukan hal itu pada pelanggan mana pun. Selama ini saya dan kasirlah yang melayani pembeli".

Selasa, 26 Juni 2012

Perang Dengan Kemiskinan Mental

Perang Dengan Kemiskinan Mental
Selalu motivasi semangat anda untuk berani menyatakan Perang Dengan Kemiskinan Mental. Beberapa bulan terakhir ini, kita semua tak lepas dari wacana kebangkitan bangsa Indonesia. Para politisi, pengusaha, cendekiawan, agamawan, akademisi, mahasiswa, dan hampir semua kalangan, dengan bersemangat membicarakan bagaimana membangkitkan kembali bangsa yang besar ini. Siapa yang harus memulai bekerja keras membangkitkan Indonesia kembali? Para pemimpin? Atau "mereka" di luar sana? Atau justru harus dimulai dari diri kita sendiri?

Pada 2400 tahun yang lalu, berlaku prinsip kill or to be killed, membunuh atau dibunuh. Supaya survive maka harus berperang membunuh musuh. Filosofi survival zaman kehidupan Sun Tzu ini, sesungguhnya masih ada relevansinya! Tentu saja, relevansinya bukan pada membunuh orang lain. Dalam konteks bangsa ini, peperangan sesungguhnya tidak terjadi "di luar sana", melainkan perang terjadi "di dalam diri kita". Artinya, kita harus berperang melawan kemiskinan mental yang sekian lama telah membelenggu diri kita.

Apa itu kemiskinan mental? Kemiskinan mental adalah sebuah kondisi mental kejiwaan atau orientasi hidup seseorang yang dipenuhi oleh kebiasaan-kebiasaan negatif, yang sifatnya sangat menghambat kemajuan. Contohnya; malas, pesimistik, prasangka buruk, suka menyalahkan pihak lain, dan iri pada keberhasilan orang lain. Mental miskin juga ditunjukkan dari perilaku yang tidak disiplin, tidak punya kepercayaan diri, tidak bertanggung jawab, tidak jujur, tidak mau belajar, tidak mau memperbaiki diri, dan tidak punya visi ke
depan. Inilah peperangan yang harus kita menangkan saat ini.

Senin, 25 Juni 2012

Penjara Mental

Penjara Mental
Dengan selalu memotivasi diri akan memicu semangat  agar senantiasa berfikir positif. Dengan kebiasaan berfikir positif akan terbentuk karakter positif. Orang berkarakter positif akan selalu menghasilkan karya-karya yang positif. Diawali dengan berfikir positif, orang akan terbebas dari penjara mental.


Dalam berbagai seminar pengembangan diri dan manajemen pikiran yang saya lakukan, saat saya bertanya pada peserta seminar, "Mengapa orang sukses?" atau "Mengapa orang gagal?" maka saya selalu mendapatkan jawaban yang beragam. Terlepas dari jenjang pendidikan peserta seminar, saya selalu mendapatkan jawaban yang justru bersifat menghambat diri mereka untuk bisa mencapai keberhasilan hidup. Jawaban-jawaban itu mencerminkan sistem kepercayaan yang justru telah mengurung mereka dalam satu zona kenyamanan yang tidak nyaman, dan telah menjadi penjara mental yang tidak mereka sadari.

Penjara mental yang saya maksudkan adalah berbagai kepercayaan yang salah, yang mereka terima sebagai sesuatu yang benar, tanpa pernah mereka periksa keabsahan dan kebenaran kepercayaan itu. Setiap kali saya bertanya "Mengapa orang sukses?", jawaban standar yang saya dapatkan adalah karena faktor keturunan, hoki, pendidikan, koneksi, hari lahir/jam lahir, nasib, jenis kelamin, shio/zodiak, modal, dan kesehatan/fisik. Anehnya, bila saya bertanya, "Mengapa orang gagal?", maka saya juga mendapatkan jawaban yang kurang lebih sama dengan jawaban di atas.

Yang lebih aneh dan memprihatinkan, setelah saya membahas dan menerangkan bahwa semua jawaban mereka itu adalah kepercayaan yang salah, tetap masih ada peserta seminar yang bersikeras bahwa apa yang
mereka percayai, sebagai faktor yang menentukan keberhasilan atau kegagalan hidup, adalah hal yang benar. Alasannya adalah karena kepercayaan itu adalah pelajaran yang mereka dapatkan dari orangtua, guru, atau figur yang mereka kagumi dan hormati.

Sabtu, 23 Juni 2012

Makna Memuji

Makna Memuji
Memuji orang adalah perbuatan sepele yang memberikan banyak makna. Mereka yang hebat dan luar biasa sukses, biasanya sangat pandai memuji orang lain. Memuji sering dilakukan para pembicara, politikus, pengusaha, atau mereka berkecimpung dalam organisasi. Ada sebuah ekspresi yang menarik. Kalau Anda bertemu dengan Ronald Reagan, Anda akan ketemu dengan orang yang sangat dinamis dan Anda akan termotivasi olehnya. Kalau Anda bertemu dengan Presiden Amerika yang lain, maka Anda akan merasa banyak belajar dari mereka.

Tetapi kalau Anda bertemu dengan Bill Clinton, konon katanya Anda akan merasa Andalah orang yang paling pintar bahkan lebih pintar dari dia. Hal ini tentu saja sangat menarik. Bahwa Clinton adalah orang yang mampu berkomunikasi dengan sangat baik dan mampu membuat orang lain lebih pintar dari dia.

Dengan memuji, kita bisa membuat orang lebih senang, bangga hati dan lebih senang bekerja keras untuk Anda. Memuji adalah sebuah seni yang perlu kita pelajari, tetapi sering dilupakan karena tidak pernah diajarkan di sekolah. Umumnya kita belajar ketrampilan ini secara natural.

Orang yang sukses umumnya memiliki kebiasaan memuji yang baik. Dia selalu mampu membuat orang lain mempunyai semangat lebih dalam melayani dia. Memuji mempunyai dua elemen penting yang harus Anda perhatikan. Elemen pertama adalah cara memuji yang benar. Jadi tidak mengarang dan mengada-ada. Kedua, memuji dengan tulus. Jadi ada kata benar dan tulus dalam pujian Anda.

Arti Perempuan Bagi Laki-Laki

Arti Perempuan Bagi Laki-Laki
Sejauh mana arti perempuan bagi laki-laki atau arti wanita bagi pria? Kenapa Allah menciptakan manusia dengan dua jenis kelamin yang berbeda, perempuan dan laki-laki? Sedikit gambaran antara perempuan dan laki-laki pada artikel kali ini akan memberikan motivasi bagi anda untuk saling menghargai pasangan anda.

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.

Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki : perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele... hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.... tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.

Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya... kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Kamis, 21 Juni 2012

Belajar Mengendalikan Pikiran

Belajar Mengendalikan Pikiran
Kendalikan pikiran anda agar selalu berada pada jalur yang tepat. Mulailah belajar mengendalikan pikiran anda dari sekarang agar anda tidak diperbudak oleh pikiran yang selalu mendapat bisikan negatif dari iblis yang menyesatkan.

Untuk dapat benar-benar bisa mengendalikan pikiran kita harus menyadari bahwa kita dan pikiran kita adalah dua hal yang berbeda. Dengan kata lain, kita menggunakan pikiran namun pikiran bukanlah diri kita. Diri kita adalah sebuah kesadaran yang menggunakan pikiran sebagai alat untuk menghasilkan buah pikir. Kesadaran ini merupakan langkah awal untuk mengendalikan pikiran. Untuk mudahnya anda cukup mengingat tiga hukum pengendalian pikiran berikut:

Buat pikiran anda memikirkan apa yang anda ingin pikirkan

Pikiran selama ini telah dengan sangat bebas memikirkan apapun yang "ia" inginkan. Dengan demikian selama ini pikiran yang mengendalikan diri anda. Sekarang, setelah menyadari hal ini, anda perlu membalik prosesnya, kenali bahwa pikiran hanyalah merupakan suatu aktivitas, yang dapat berjalan sesuai dengan keinginan anda. Untuk dapat mengendalikan pikiran, anda harus disiplin dalam menjalankan hukum pertama ini. Belajarlah untuk mengatur pikiran seperti anda menjalankan sebuah mesin. Anda dapat menyalakan atau mematikan menurut keinginan anda.

Buat pikiran anda berpikir saat anda menginginkannya berpikir dan berhenti berpikir saat anda menginginkannya berhenti

Bagi kebanyakan orang pikiran mereka dapat melakukan apa saja, meskipun tanpa persetujuan mereka, sehingga pikiran yang menentukan apa yang akan ia pikirkan. Akibatnya, pikiran yang muncul sering kali tidak terkendali dan mengakibatkan pikiran yang kacau. Untuk mengatasi hal ini anda harus bisa menjadi tuan dari pikiran anda, bukan sebaliknya. Gunakan pikiran saat anda ingin menggunakannya dan tidak menggunakannya saat anda tidak ingin menggunakannya. Dengan kata lain, anda harus belajar untuk bisa membuat pikiran menjadi tenang saat anda menginginkannya tenang.

Rabu, 20 Juni 2012

Pentingnya Kalimat Positif Untuk Pikiran Anda

Pentingnya Kalimat Positif Untuk Pikiran Anda
Jangan menganggap sepele terhadap setiap kalimat yang anda lontarkan, bahkan untuk kalimat yang anda pikirkan sekalipun. Pentingnya Kalimat Positif Untuk Pikiran Anda, akan memberikan sedikit gambaran bagaimana kerja pikiran terhadap perkataan yang diterimanya untuk memberikan motivasi kepada kita agar selalu berfikir positif.

Berhati-hatilah dengan pikiran anda. Berita baiknya, bahwa manusia adalah satu-satunya mahluk di dunia ini yang memiliki kemampuan berpikir mengenai proses berpikir. Istilah teknisnya adalah metakognisi. Berita buruknya adalah bahwa sangat banyak orang yang tidak sadar, tidak tahu, pura-pura tidak tahu, atau bahkan tidak mau tahu bahwa mereka sebenarnya memiliki kemampuan ini. Dan oleh sebab itu mereka tidak pernah sadar bahwa seumur hidup mereka telah menjadi budak atau hamba dari pikiran mereka sendiri.

Apapun yang terjadi di dalam hidup kita merupakan realisasi dari pikiran kita yang dominan. Semakin kita memikirkan hal yang tidak kita inginkan, maka kita semakin cenderung mendapatkannya. Ada seorang remaja putri, yang tidak suka dengan tingkah laku ibunya dan berkata, "Nanti, kalau saya dewasa, saya tidak akan jadi seperti ibu saya." Apa yang terjadi saat ia dewasa? Ia menjadi persis seperti ibunya. Mengapa? Karena semakin ia pikirkan bahwa ia tidak mau menjadi seperti ibunya, maka pikiran ini menjadi semakin dominan, semakin menguasai dirinya, dan dengan demikian mengarahkan ia untuk menjadi seperti ibunya.

Demikian juga orang gagal, yang pencapaian prestasi hidupnya rendah. Coba anda tanyakan pada mereka, "Apa yang anda ingin capai dalam hidup?" Mereka akan selalu berkata, "Saya ingin agar hidup saya tidak kekurangan, tidak miskin, tidak susah, tidak menderita, tidak ini...., tidak itu....." Yang mereka katakan selalu apa yang tidak mereka ingin terjadi pada diri mereka. Namun yang tidak mereka sadari adalah semakin mereka fokus untuk menghidari apa yang tidak mereka inginkan maka pikiran mereka akan semakin membuat hal itu menjadi kenyataan.

Rumah Seribu Cermin

Rumah Seribu Cermin
Apa yang anda dapatkan, itulah yang anda berikan. Anda melempar senyum kepada sekitar anda, andapun akan menangkap ribuan senyum dari lingkungan sekitar anda. Anda menanam kebencian kepada seseorang, jangan heran apabila anda dibenci oleh lebih banyak orang. Cerita motivasi Rumah Seribu Cermin ini merupakan ilustrasi buah amal dari benih yang anda tanamkan dalam kehidupan sehari-hari.


Dahulu, di sebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama "Rumah Seribu Cermin."

Suatu hari seekor anjing kecil sedang berjalan-jalan di desa itu dan melintasi "Rumah Seribu Cermin". Ia tertarik pada rumah itu dan memutuskan untuk masuk melihat-lihat apa yang ada di dalamnya.

Sambil melompat-lompat ceria ia menaiki tangga rumah dan masuk melalui pintu depan. Telinga terangkat tinggi-tinggi. Ekornya bergerak-gerak secepat mungkin. Betapa terkejutnya ia ketika masuk ke dalam rumah, ia melihat ada seribu wajah ceria anjing-anjing kecil dengan ekor yang bergerak-gerak cepat.

Ia tersenyum lebar, dan seribu wajah anjing kecil itu juga membalas dengan senyum lebar, hangat dan bersahabat. Ketika ia meninggalkan rumah itu, ia berkata pada dirinya sendiri, "Tempat ini sangat menyenangkan. Suatu saat aku akan kembali mengunjunginya sesering mungkin."

Selasa, 19 Juni 2012

Berlari Mengejar Sukses

Berlari Mengejar Sukses
Berlarilah, kerjalah sukses di depan anda, karena target kesuksesan anda akan terus berjalan dari sukses pertama ke sukses kedua dan seterusnya. Terus motivasi semangat anda untuk selalu Berlari Mengejar Sukses.

Glenn Cunningham berumur delapan tahun ketika ia mengalami kecelakaan. Ia dan kakaknya Floyd sedang menyalakan tungku pemanas sekolah ketika tiba-tiba tungku tersebut meledak dan menewaskan Floyd. Glenn sedang berada di pintu sehingga ia selamat, tapi ketika menyadari bahwa Floyd masih di dalam, Glenn berlari masuk untuk menyelamatkannya. Ia gagal, bahkan kedua kakinya terbakar hebat. Kedua kakinya menjadi lumpuh dan tidak bisa merasakan apapun. Dokter menyarankan agar kedua kakinya diamputasi, tapi sambil menangis Glenn memohon agar kakinya tidak dipotong. Orang tuanya tidak tega dan menuruti keinginannya sehingga kakinya selamat dari amputasi. Dalam hatinya, Glenn yakin suatu saat ia akan dapat berjalan lagi.

Kedua kaki Glenn bengkok dan semua jari kaki kirinya hilang. Setelah perban dibuka, kedua orang tuanya bergiliran mengurut kakinya setiap hari meskipun hampir tak ada perubahan. Tapi beberapa bulan kemudian Glenn mencoba berdiri dan berjalan dengan dibantu oleh ayahnya. Kakinya tetap diurut setiap hari dan kemudian Glenn Cunningham yang tadinya kata dokter 'tidak mungkin dapat berjalan lagi' kini bisa berjalan.

Glenn masih merasa kakinya lemah sehingga ia ingin menguatkan kakinya. Ia mulai berlari pada setiap kesempatan. Ia berlari ke sekolah, ia berlari ketika mengikuti paduan suara, ia berlari ke toko daging, ia berlari di lapangan, ia berlari mencari kayu bakar dan berlari pulang dengan kedua tangan penuh kayu. Ia tidak pernah berjalan apabila ia bisa berlari.

Saat Pasangan Tertawa Bersama

Saat Pasangan Tertawa Bersama
Membangun rumah tangga yang harmonis memang gampang-gampang susah. Dengan terus memotivasi semangat anda untuk selalu belajar, dengan sendirinya alam bawah sadar anda akan selalu berkreasi untuk menemukan strategi terbaik menjalin hubungan yang harmonis. Salah satu kunci utamanya adalah komunikasi.

Kapan Anda dan pasangan tertawa bersama atau saling melempar kata-katapenuh gurauan? Jangan kaget bila banyak yang tidak dapat menjawab pertanyaan sederhana ini. Sebab, tidak sedikit pasangan suami istri yang kehilangan rasa humornya ketika menghadapi rutinitas pekerjaan sehari-hari yang menimbulkan kelelahan fisik maupun mental.

Padahal, lewat percakapan sederhana saja, hubungan yang terasa hambar bisa dibumbui kembali. Komunikasi yang baik, yang mengandung arti mendalam, sebenarnya tidak membutuhkan frekuensi waktu 24 jam sehari atau tujuh hari seminggu. Seringkali percakapan ringan dan singkat malah bisa memberikan efek positif dalam membina hubungan kebahagiaan Anda.

Sepenggal percakapan ringan dapat membantu hubungan pasangan suami istri sehingga membuat mereka merasa semakin dekat dan lebih akrab.

Membangun komunikasi dalam bentuk yang paling sederhana bisa dilakukan dengan cara gurauan ringan. Tapi di samping itu,bisa juga dimulai dengan cara lain untuk menarik perhatian pasangan Anda. Misalnya, memberikan perhatian dengan cara mengajukan pertanyaan, opini, komentar atau observasi.

Senin, 18 Juni 2012

Samudera Bernama Hati Nurani

Samudera Bernama Hati Nurani
Jangan pernah berhenti memotivasi diri kita untuk selalu menjaga 'Samudera Bernama Hati Nurani' kita dari berbagai bentuk godaan yang hanya akan mengotorinya. Karena pada dasarnya hati nurani kita diciptakan-Nya dalam keadaan bersih dan suci.

Seorang penjahat yang telah membunuh banyak orang tertangkap dan dibawa ke hadapan seorang hakim yang jujur dan dikenal memiliki integritas yang tinggi. Setelah mempelajari kasusnya hakim ini pun mengambil keputusan yang tegas: menghukum mati si penjahat. Ini menimbulkan kegembiraan masyarakat. Hakim ini pun menjadi buah bibir dan pembicaraan di mana-mana.

Namun, selang beberapa waktu kemudian terungkaplah sebuah fakta baru. Ternyata si hakim telah mengenal si penjahat sejak 10 tahun yang lalu dan mereka berdua terlibat cinta segitiga. Cinta segitiga ini dimenangkan oleh si penjahat. Dialah yang menikahi wanita pujaan si hakim. Inilah yang membuat si hakim tetap ''hidup sendiri'' hingga sekarang.

Apa yang ada dalam pikiran Anda membaca cerita di atas? Menurut Anda, apa yang membuat hakim itu menjatuhkan hukuman mati? Sebuah pertimbangan hati nuranikah? Atau semata-mata pemenuhan sebuah kepentingan?

Pertanyaan seperti inilah yang perlu kita tanyakan kepada diri kita masing-masing setiap saat. Apalagi dalam situasi pemilu seperti sekarang di mana setiap kandidat menyerukan masyarakat agar mengikuti suara hati nuraninya. Tapi, masalahnya kenapa suara hati nurani itu bisa berbeda-beda? Orang yang mendukung seorang koruptor maupun pelanggar HAM juga berdalih mengikuti hati nurani. Bahkan, kata-kata ''mengikuti hati nurani'' kini telah menjadi merek dagang yang bisa ditafsirkan sesuai dengan kepentingan masing-masing

Satu Tahun Usia Pernikahan

Satu Tahun Usia Pernikahan

Genap sudah satu tahun usia pernikahan kami. Masih terbayang dua belas bulan yang lalu saat berjabat tangan, mengucap ikrar 'Akad Nikah'. Sejak saat itu kami resmi menyandang gelar suami istri. Sejak saat itu pula tantangan tanggung jawab rumah tangga kami terima. Sejak saat itu, tantangan tanggung jawab pendidikan dan penghidupan yang layak bagi seorang istri diterima sang suami dan tantangan tanggung jawab ketaatan kepada suami diterima oleh sang istri. Dengan tekad yang bulat untuk melaksanakan sunnah rasul-Mu, kami awali meniti bahtera rumah tangga dengan ucapan basmallah dan rangkaian doa:

Ya Allah ...
Andaikan semua ini layak bagi kami,
cukupkanlah permohonan ini dengan ridha-Mu,
jadikanlah kami sebagai suami istri
yang saling mencintai dikala dekat,
saling menjaga kehormatan dikala jauh,
saling menghibur dikala duka,
saling mengingatkan dikala suka,
saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
saling menyempurnakan dalam beribadah.

Ya Allah ...
Sempurnakanlah kebahagiaan kami,
dengan menjadikan pernikahan ini
sebagai ibadah kepada-Mu
dan bukti pengikat cinta kami kepada rasul-Mu.

Ya Allah ...
Jangan kau jadikan cinta diantara kami
melebihi cinta kami kepada-Mu

Jadikanlah cinta diantara kami
hanya karena-Mu

Suburkanlah Mawaddah Warrahmah diantara kami
agar tercapai Sakinah atas ridha-Mu.

Aamiin ...

Hari demi hari kami lalui, bulan demi bulan kami lewati. Suka, duka, canda, tawa, manis, pahit menemani perjalanan rumah tangga ini. Tidak ada gading yang tak retak, tidak ada manusia yang sempurna, begitupun dengan kami berbagai tantangan masalah muncul menemani hari-hari kami mengarungi bahtera rumah tangga. Tak henti-hentinya juga kami terus belajar menghadapi semua itu bersama. Komunikasi, kejujuran, keterbukaan dan selalu meminta petunjuk-Nya yang selalu menjadikan solusi bagi kami untuk menciptakan suasana saling pengertian, bahwa kami sedang belajar, bahwa kami sedang menjajaki, bahwa kami sedang mencari, bahwa kami sedang membangun singgasana megah yang kami sebut Rumah Tangga Sakinah. Tanpa kerjasama yang harmonis, mustahil cita-cita membangun Rumah Tangga Sakinah tersebut bisa terwujud.

Motivasi diri, motivasi hidup, motivasi cinta, selalu menjadi pemicu kami untuk selalu belajar dari kesalahan, belajar dari berbagai masalah yang kami lalui, untuk kami jadikan referensi menciptakan hari esok yang lebih baik.

Mudah-mudahan, dengan sampainya kami di persinggahan 'Ulang Tahun Pertama Pernikahan', kami bisa mengambil hikmah positif dari setiap pengalaman yang kami lalui selama setahun kebelakang, menjadi pelajaran yang sangat berharga dan bermanfaat untuk memperkokoh bahtera rumah tangga kami agar lebih kokoh dan tangguh dalam menghadapi ombak dan badai masalah yang mungkin akan menghadang.

Semoga kami tetap kuat berada di jalur 'Pernikahan sebagai Ibadah' dan selalu berada dalam bimbingan dan lindungan Allah SWT. Aamiin.

Aku Malu

Aku Malu
Hari ini Wenny malu sekali. Rasanya ingin menghilang masuk ke Bumi atau menyelam ke lautan yang dalam dan tidak muncul-muncul lagi. Masalahnya sih, sebenarnya tidak terlalu besar. Tapi, malunya itu. Benar-benar malu!

Kejadian hari ini sebenarnya dimulai dari kebiasaan Wenny di kantor. Wenny sudah bekerja di kantor itu selama hampir enam tahun sebagai sekretaris. Tanpa sadar, kantor sudah menjadi bagaikan rumah kedua baginya. Wenny membawa bantalan kursi untuk pengganjal punggung sewaktu merasa pegal. Kadang-kadang dipakai juga sebagai alas duduk atau sekedar dipeluk. Bahkan kadang-kadang kalau mengantuk sekali, dia juga meletakkan kepalanya di situ. Tentu saja jangan sampai ketahuan atasan. Bisa gawat nanti.

Di bawah meja kerjanya selalu ada sepasang sandal jepit dan sepasang sandal yang lebih bagus dengan hak setinggi lima centimeter. Dia tidak suka seharian mengenakan sepatu. Jadi setiap kali duduk, Wenny melepaskan sepatunya dan mengenakan sandal jepit. Kalau hanya berdiri sebentar untuk mengambil kertas dari lemari dekat mejanya, Wenny tetap mengenakan sandal jepitnya. Kan dekat? Kalau dipanggil atasan atau ke ruangan lain, ya pakai sepatu lagi. Sandal jepit itu tidak pernah dibawa pulang. Memang buat di kantor sih. Karyawan lain juga begitu kok.

Sandal yang lebih bagus, dengan hak setinggi lima centimeter itu, hanya dipakai pada waktu ke toilet atau pada waktu mau pulang. Buat apa pakai sepatu? Lebih enak pakai sandal. Praktis. Begitulah pikir Wenny. Jadilah sepatunya tidak pernah meninggalkan kantor hingga umat sore. Jumat sore, sepatunya dibawa pulang dalam kantong plastik. Hanya untuk berjaga-jaga kalau-kalau dia perlu pakai sepatu di akhir minggu. Senin, sepatunya dibawa kembali ke kantor dengan menggunakan kantong plastik. Sepatunya akan kembali ditinggalkan di kantor hingga Jumat sore berikutnya.

Say Goodbye to Yesterday

Say Goodbye to Yesterday
Say Good-bye to Yesterday .... 
Selamat tinggal ... masa lalu ... aku kan melangkah ... (pelajaran sederhana tapi penuh makna dari lirik lagu five minutes).
Masa lalu tidak bisa diulangi kembali, sukses, gagal, manis ataupun pahit, hal itu tidak bisa kembali walaupun hanya sedetik. Masa lalu hanya bisa kita jadikan cermin untuk merencanakan masa depan anda. Jadikan kesuksesan maupun kegagalan anda di masa lalu untuk referensi anda menyusun strategi kesuksesan di masa depan. Selalu motivasi diri anda agar hari esok lebih baik dari hari ini atau hari kemarin.

Kris, seorang pemuda tampak sangat lesu. Ia seakan tidak bergairah dalam menghadapi hidup ini. Roni, sahabat dekat Kris kemudian mendekatinya dan mencoba mencari tahu. Rupanya Kris hingga saat ini  masih sulit melepaskan kenangan buruk dari masa lampaunya.

Dengan penuh kesedihan Kris mulai menceritakan sejarah kelamnya. "Aku tidak pernah habis mengerti kenapa aku tidak sempat memperoleh kasih sayang seorang ibu? Ketika aku masih bayi, ayah dan ibuku selalu bertengkar. Setiap hari selalu saja ada keributan dalam rumah. Pemandangan seperti piring terbang tidaklah asing bagiku dan saudara-saudaraku. Beberapa tahun kemudian mereka bercerai.," kata Kris sambil tertunduk.

Sejak perceraian itu, Kris tinggal dengan sang ibu di kota yang berbeda dengan sang ayah. Oleh sang ibu ia senantiasa dianiaya. "Kalau saya bisa melewati satu hari tanpa dipukuli itu merupakan anugerah luar biasa bagi saya," kenang Kris. Tidak hanya itu, hampir setiap hari ia juga dicaci maki dan dihina oleh sang ibu. "Ibu sering mengatakan kalau saya ini anak sial, anak tak berguna....," ujar Kris sambil menahan air matanya.

Minggu, 17 Juni 2012

Selembar Cek

Selembar Cek
"Yi zhang zhi piao"

Di sebuah keluarga, tinggallah seorang ayah dengan putra tunggalnya yang sebentar lagi lulus dari perguruan tinggi. Sang ibu beberapa tahun yang lalu telah meninggal dunia. Mereka berdua memiliki kesamaan minat yakni mengikuti perkembangan produk otomotif.

Suatu hari, saat pameran otomotif berlangsung, mereka berdua pun ke sana. Melihat sambil berandai-andai. Seandainya tabungan si ayah mencukupi, kira-kira mobil apa yang sesuai budget yang akan di beli. Sambil bersenda gurau, sepertinya sungguh-sungguh akan membeli mobil impian mereka.

Menjelang hari wisuda, diam-diam si anak menyimpan harapan dalam hati, "Mudah-mudahan ayah membelikan aku mobil, sebagai hadiah kelulusanku. Setelah lulus, aku pasti akan memasuki dunia kerja. Dan
alangkah hebatnya bila saat mulai bekerja nanti aku bisa berkendara ke kantor dengan mobil baru," harapnya dengan senang. Membayangkan dirinya memakai baju rapi berdasi, mengendarai mobil ke kantor.

Saat hari wisuda tiba, ayahnya memberi hadiah bingkisan yang segera dibukanya dengan harap-harap cemas. Ternyata isinya adalah sebuah kitab suci di bingkai kotak kayu berukir indah. Walaupun mengucap terima kasih tetapi hatinya sungguh kecewa. "Bukannya aku tidak menghargai hadiah dari ayah, tetapi alangkah senangnya bila isi kotak itu adalah kunci mobil," ucapnya dalam hati sambil menaruh kitab suci kembali ke kotaknya.

Waktu berlalu dengan cepat, si anak diterima kerja di kota besar. Si ayah pun sendiri dalam kesepian. Karena usia tua dan sakit-sakitan, tak lama si ayah meninggal dunia tanpa sempat meninggalkan pesan kepada putranya.

Semangkuk Mie

Semangkuk Mie
Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.  Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata: "Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi? "Ya, tetapi, aku tidak membawa uang" jawab Ana dengan malu-malu.

"Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu" jawab si pemilik kedai. "Silakan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu".

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. "Ada apa nona?" tanya si pemilik kedai. "Tidak apa-apa" aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

"Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi! Tetapi... ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri" katanya kepada pemilik kedai.

Jumat, 15 Juni 2012

10 Kepribadian Milyarder

10 Kepribadian Milyarder
Minggu lalu saya berada di New York City, tepatnya Manhattan, yang jaraknya kurang lebih 2500 mil dari kediaman saya di San Francisco Bay Area. Seorang "mogul" alias pengusaha kelas kakap yang berteman dekat dengan Donald Trump memanggil saya untuk membantunya dalam mendirikan divisi baru institusi pendidikannya yang sudah mendunia. Sebutlah namanya Mr. JC.

Sebagai seorang konsultan yang sering mendengar nama Mr. JC ini disebut-sebut, tentu saja saya sangat girang ketika dikontak oleh asistennya untuk mengunjungi Si Mogul ini untuk business meeting. Dengan harap-harap cemas saya mempersiapkan segala sesuatunya agar presentasi saya nanti tidak memalukan. Namanya saja berbisnis dengan seorang pengusaha kelas kakap. Siapalah saya ini di matanya.

Ternyata, di luar dugaan saya, Mr. JC sangat ramah dan informal. Kecerdasannya tampak jelas dari "being comfortable in his own skin." Ia sangat nyaman dengan dirinya sendiri, tidak ada unsur intimidasi maupun berusaha tampak lebih cerdik daripada lawan bicaranya. Sungguh saya sangat terkesan.

Selama kurang lebih 6 jam perjalanan pulang di pesawat, saya banyak merenungkan pertemuan ini, terutama mengenai kepribadian Mr. JC yang sangat menawan. Otak saya yang gemar melakukan studi komparasi kembali bekerja. Satu per satu wajah orang-orang sukses muncul di benak saya. Wah, ternyata banyak sekali kemiripan sifat dan perilaku mereka dengan Mr. JC, yang tampaknya sangat bertolak belakang dengan sifat-sifat dan perilaku mereka yang kurang berhasil.

10 kepribadian Milyarder yang saya sarikan berdasarkan komunikasi dan pergaulan pribadi dengan para milyarder dan beberapa pengusaha sukses adalah sebagai berikut:

Seratus Nyawa

Seratus Nyawa
"Apakah kamu merasa lebih baik hari ini?" Fan tahu istrinya menderita penyakit TBC yang tidak mudah untuk disembuhkan, tetapi dia menjaganya dengan lembut dan sepenuh hati. "Terima.....kasih.....atas.....perhatianmu," istrinya berkata terengah-engah kesakitan. Fan meminta dokter terbaik di Chingk'ou, Chen Shihying untuk mengobati istrinya. Dokter Chen memeriksa istrinya dengan hati-hati dan menyuruh Fan untuk menunggu.

"Ada satu cara untuk mengobatinya, karena dia cukup parah," Kata dokter tersebut. "Ambil seratus kepala burung pipit, dan buat mereka menjadi obat sesuai resep ini. Kemudian pada hari ketiga dan ketujuh makan otak burung pipit tersebut. Itu adalah caranya. Ini merupakan rahasia turun-temurun dari nenek moyangku, dan tidak pernah gagal. Tetapi ingat, kamu harus mempunyai seratus burung pipit. Kamu bahkan tidak boleh kekurangan satupun."

Fan ingin sekali menolong istrinya, sehingga dia langsung pergi membeli seratus burung pipit. Burung-burung itu berdesakan dalam satu sangkar yang besar. Mereka menciap-ciap dan berlompatan sangat memilukan, sebab tempatnya terlalu sempit bagi mereka untuk menikmati diri mereka sendiri. Bahkan mungkin mereka tahu kalau mereka akan dibunuh.

"Apa yang kau lakukan pada burung-burung tersebut?" tanya Nyonya Fan. "Ini adalah resep spesial dokter Chen! Kita akan membuat mereka menjadi obat dan kamu akan segera sembuh," suaminya dengan gembira menjawab.

Cintailah Hidupmu

Cintailah Hidupmu
Kakak iparku membuka laci lemari pakaian kakakku yang paling bawah, lalu mengambil sesuatu terbungkus tissue putih dan mengulurkannya kepadaku Sambil berkata: "Ini saputangan yang sangat spesial".

"Kubuka bungkusan itu, dan kutemukan sebuah saputangan yang sangat menawan, lembut, terbuat dari sutera, disulam tangan, dengan tali sangat lembut. Tag harga masih tertempel, dengan kode-kode penjualannya yang rumit.

"Jane membelinya 8 atau 9 tahun yang lalu, dan belum pernah memakainya. Katanya ia ingin memakainya untuk suatu kesempatan yang sangat stimewa. Yah, rasanya inilah hari yang istimewa itu," kata kakak iparku lemah.

Ia mengambil saputangan itu dari tanganku, dan meletakkannya di atas tempat tidur, bersama dengan pakaian yang kami persiapkan untuk dibawa ke rumah duka. Ia memandang saputangan itu sejenak, dan dengan tiba-tiba ia menutup laci tersebut keras-keras sambil berkata keras padaku:" Jangan pernah menyimpan sesuatu yang istimewa untuk kesempatan istimewa. Hidupmu tiap hari adalah istimewa."

Aku terus ingat kata-kata tersebut sepanjang upacara pemakaman Dan hari-hari sesudahnya. Aku membantu dia dan keponakan-keponakanku untuk melewati hari-hari berkabung setelah kematian kakakku yang mendadak. Aku juga terus memikirkan mereka sepanjang penerbanganku kembali ke California dari kota Midwestern di mana kakakku tinggal.

Aku juga memikirkan hal-hal yang belum sempat didengar, dilihat atau dikerjakan oleh almarhum kakakku. Aku juga memikirkan hal-hal yang sudah ia kerjakan tanpa menyadari bahwa hal-hal tersebut sungguh sangat spesial. Aku terus memikirkan kata-kata kakak iparku, dan sepertinya kata-kata yang ia ucapkan saat hatinya penuh duka tersebut telah mengubah hidupku.

Kisah Siluman Pemangsa Amarah

Kisah Siluman Pemangsa Amarah
Yang jadi masalah dengan kemarahan adalah bahwasanya kita menikmati marah. Ada sejenis kecanduan dan kenikmatan besar sehubungan dengan pelampiasan kemarahan. Dan kita tak ingin membiarkan sesuatu yang kita nikmati berlalu begitu saja. Bagaimanapun juga, ada juga bahaya dalam kemarahan, suatu konsekuensi yang lebih berat daripada kesenangannya. Jika saja kita menyadari buah dari kemarahan, dan selalu ingat hubungannya dengan kemarahan,  kita akan rela membiarkan kemarahan berlalu.

Di sebuah alam pada zaman dahulu kala, sesosok siluman masuk ke istana ketika raja sedang pergi. Siluman itu sangat buruk rupa, baunya sangat tak sedap, dan apa pun yang dia katakan begitu menjijikkannya sampai-sampai para pengawal dan pekerja istana terpaku dalam kengerian. Karena itu si siluman enak saja melenggang ke ruangan dalam, menuju aula pertemuan kerajaan, dan mendudukkan dirinya di singgasana raja. Melihat siluman itu dengan  kurang ajarnya duduk di singgasana raja, para pengawal dan pekerja lainnya menjadi tersadar dari keterpakuan mereka.

"Keluar dari sini!" bentak mereka. "Kamu tidak boleh di sini! Jika kamu tidak angkat pantatmu sekarang juga, kami akan tebas kamu dengan pedang!"

Karena mendapatkan sedikit kata-kata amarah ini, siluman itu membesar beberapa inci, tampangnya bertambah jelek, tambah bau, dan omongannya makin jorok saja. Pedang-pedang dihunus, golok dikeluarkan dari sarungnya, ancaman telah dinyatakan. Di setiap perkataan atau perbuatan yang dipenuhi oleh amarah, bahkan di setiap pikiran marah pun, siluman itu menjadi tambah besar, tambah buruk, tambah bau, dan tambah kotor makiannya.

Kamis, 14 Juni 2012

Berbagi Cinta

Berbagi Cinta
Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran anda? Berbagi dana, pakaian layak pakai, sembako, susu, makanan atau bentuk material lainnya. Jawaban itu boleh jadi karena pengaruh ide materilistik yang telah mengglobal. Mengukur segala sesuatunya dengan ukuran yang bersifat material dan kasat mata. Pengalaman nyata dari ayah angkat saya mungkin bisa menjadi pelajaran bahwa berbagi tidaklah mesti berbentuk material.

Setiap tahun, ayah angkat saya punya kebiasan berkeliling ke berbagai panti asuhan dan rumah anak yatim. Kunjungan biasanya dilakukan dua kali. Awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan. Kunjungan pertama adalah survey untuk mengetahui kebutuhan panti asuhan atau rumah yatim. Kunjungan kedua membawa bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan

Ketika berkunjung ke salah satu rumah yatim, ayah angkat saya bertemu dengan seorang bocah bernama Nina.
"Nina, apa yang anakku mau sayang" begitu ayah saya membuka percakapan.
"Nina mau baju baru?, sepatu baru?, tas baru? Atau apa nak? tambah ayah saya.
"Nggak ah... ntar om marah" jawab Nina.
"nggak sayang, om tidak akan marah" ayah saya menimpali.
"Nggak ah... ntar om marah" Nina mengulang jawabannya.

Ayah saya berpikir, pasti yang diminta Nina adalah sesuatu yang mahal. Rasa keingintahuan orang tua saya semakin menjadi. Maka dia dekati lagi Nina sambil berkata, 
"ayo nak katakan apa yang kamu minta sayang"
"Tapi janji ya om tidak marah" jawab Nina manja. 
"Om janji tidak akan marah sayang" tegas ayah saya.
"Bener om tidak akan marah" sahut Nina agak ragu. 
Ayah saya menganggukkan kepala pertanda bahwa ia setuju untuk tidak marah

Rabu, 13 Juni 2012

Sukses Bukan Selamanya

Sukses Bukan Selamanya
Success is Not Forever
Pengertian mengenai sukses cukup beragam. Ada bermacam pendapat mengenai apa arti sukses. Tetapi saya berpendapat bahwa sukses adalah proses pencapaian tujuan-tujuan hidup jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan kata lain, pencapaian suatu prestasi bukan merupakan akhir dari segalanya. Itulah mengapa saya mengatakan bahwa sukses bukan selamanya.

Pendapat demikian bertolak pada banyaknya fakta yang menyebutkan orang-orang yang sudah berhasil merengkuh kejayaan atau posisi karir yang strategis, namun mereka hancur tidak lama kemudian. Di antara mereka ada yang dari kalangan politikus, artis, pebisnis, atlit, dan lain sebagainya. Kesuksesan mereka tidak berlaku selamanya sebab mereka tidak lagi sanggup menghadapi tekanan-tekanan atas tuntutan-tuntutan hidup sehari-hari.

Kehidupan ini terus berubah. Ibaratnya kehidupan ini adalah suatu olimpiade, tiada hari tanpa bertanding. Seiring dengan perkembangan waktu, tantangan hidup yang harus kita hadapi juga terus menerus berkembang. Karena itu kita harus siap secara mental dan emosional untuk menyesuaikan diri agar mampu bertahan ataupun menciptakan prestasi-prestasi baru yang lebih baik.

Dengan apa kita berusaha mencapai cita-cita, mempertahankan ataupun meningkatkan cita-cita tersebut? Kita harus melakukan beberapa hal, diantaranya adalah mencari potensi dari dalam diri yang paling kita butuhkan. Setiap orang mempunyai potensi yang berbeda-beda untuk dapat dioptimalkan fungsinya, entah dalam bentuk kecerdasan, keahlian, ataupun kemampuan-kemampuan lainnya. Saint Francis de Sales mengatakan, "Bersabarlah terhadap segala sesuatu, tetapi terutama bersabarlah kepada Anda sendiri. Jangan patah semangat karena ketidaksempurnaan Anda, tetapi mulailah untuk mengatasinya setiap hari mulai dengan tantangan baru."

Selasa, 12 Juni 2012

Belajar Dari Kesalahan

Belajar Dari Kesalahan
Bila anda melakukan sesuatu, ada kemungkinan anda membuat suatu kesalahan. Bila anda membuat kesalahan, itu adalah hal yang hebat. Karena anda berkesempatan belajar sesuatu.

Akui kesalahan anda, teliti dan pelajari secara mendalam. Jawablah kesalahan anda tersebut. Kesalahan adalah guru yang luar biasa. Dengan mengenal apa yang salah, anda dibantu untuk menemukan apa yang benar.

Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai sebuah kesalahan. Suatu saat, seorang pegawai membuat kesalahan besar yang merugikan IBM senilai jutaan dollar. Sang pegawai yang dipanggil ke kantor Watson, berkata "Anda pasti menghendaki saya mengundurkan diri." Jawab Watson, "Anda pasti bercanda. Saya baru saja menghabiskan 10 juta dollar untuk mendidik anda..."

Orang yang berbakat sukses, akan belajar dari apapun yang terjadi, termasuk kesalahan. Bila anda membuat sebuah kesalahan, hal yang terbaik adalah mengumpulkan kembali keping-keping yang terserak, dan memperhatikan bagaimana hal itu bisa terjadi.

Jangan menangisi kesalahan. Periksa dan pelajari kesalahan. Selanjutnya manfaatkan pengetahuan baru anda itu. Dan terus motivasi diri anda untuk merubah kesalahan tersebut menjadi suatu kebenaran dalam upaya meraih kebahagiaan.

Tantangan

Tantangan
Jangan biarkan cita-cita anda hanya menjadi sebuah lamunan kosong. Jadikan sebuah tantangan untuk selalu diperjuangkan. "Nothing is Impossible", semuanya mungkin, kata mutiara tersebut sangat penting untuk menggapai cita-cita anda. Dan tentunya jangan lupa untuk selalu mencari motivas-motivasi yang bisa mendongkrak semangat anda untuk mewujudkannya. Berikut ini ada cerita pendek yang sangat bagus untuk memotivasi diri anda, menambah semangat anda dalam menggapai cita-cita.

Alkisah, sebuah desa di atas bukit dilanda musim kering enam tahun berturut-turut. Suasana desa terasa sedih, putus asa, dan merana. Di tepi desa, tinggal seorang lelaki setengah baya yang punya tiga anak pria dewasa. Namun semuanya pemalas, tak pernah mau mencari pekerjaan. Alasannya, di mana-mana susah, karena musim kering itu. Semua nasihat sang ayah hilang begitu saja. Mereka lebih suka melamun dan tidur.

Di belakang bukit yang mengelilingi desa itu, ada sebuah desa sangat subur. Di tengahnya mengalir sungai yang tak pernah kering. Andai kata ada yang mampu memindahkan gunung, dan mengubah aliran sungai, desa itu bakal memiliki air cukup, dan tak akan lagi kekeringan. Namun di desa itu tak ada seorang pun yang berani berpikir untuk memindahkan sang gunung. Sesuatu yang tak mungkin. Uniknya, lelaki setengah baya yang tinggal di tepi desa tadi akhirnya terpanggil untuk menyelesaikan tantangan yang tidak mungkin itu. Suatu hari, setelah fajar, sang lelaki membulatkan tekadnya. Ia mengambil pacul dan mulai berjalan ke gunung. Ia bekerja dari subuh hingga matahari tenggelam, tak kenal lelah. Mencangkul dan mencangkul.

Senin, 11 Juni 2012

Satu Langkah ke Depan

Satu Langkah ke Depan
Manusia manapun di dunia ini, selama masih hidup selalu akrab dengan yang namanya masalah. Masalah pertama belum selesai, sudah datang masalah baru, jadi dengan kata lain target kita itu ingin menyelesaikan masalah, karena target itu sendiri memang masalah bagi kita yang harus dicapai.

Bagi orang yang sudah terlalu banyak masalah yang menumpuk, tidak jarang membuatnya stress dan malas untuk mencari solusi. Oleh karena itu, sebelum masalah menumpuk terlalu banyak, sebaiknya jangan menunda-nunda dalam menyelesaikan masalah, jangan terlalu muluk-muluk dalam memasang target dan selalu mencari motivasi yang akan menyemangati setiap langkah kita. Karena target yang terlalu tinggi dan tidak seimbang dengan kemampuan, cukup menghambat langkah kita.

Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. Karena dalam keadaan tetap bergerak, anda menciptakan kemajuan. Adalah jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali.

Dalam hidup kita sering merasa buntu hanya karena kita ingin mengambil satu langkah yang terlalu besar, langkah raksasa. Akibatnya, masalah kita jadi terlihat besar sekali, kompleks dan tak terselesaikan. Hasilnya, anda hanya termenung dan tidak bergerak. Layaknya sedang terkena penyakit penjara pikiran.

Sabar dan coba mundur sebentar. Perhatikan tantangan anda. Tidakkah lebih memungkinkan bagi anda untuk mengambil langkah-langkah pendek terus menerus, ketimbang berusaha menelan semua masalah sekaligus. Satu langkah kecil demi satu langkah kecil,asalkan anda tidak berhenti, adalah cukup, karena anda masih memiliki hari esok dan masih ingin bergerak maju. Dan bukan berhenti.

Teknik Karet Gelang Merah

Teknik Karet Gelang Merah
Tidak jarang kita menjumpai hal-hal sepele yang diluar perkiraan kita bisa menghasilkan sesuatu yang besar, tetapi itu terjadi. Begitu pula dengan dunia motivasi, tak jarang para motivator-motivator senior yang sudah lama bergelut dalam hal ini menggunakan metode atau teknik yang kita pikir terlalu sederhana, tetapi kenyataannya berdampak sangat besar, fantastis! Ternyata jika kita sedikit menganalisa, memang benar, lain kepala lain isinya, jika masalah yang sama menimpa pada si A dan si B, belum tentu bisa dipecahkan dengan cara yang sama.

Berikut ini ada teknik motivasi sederhana yang berdampak besar. Teknik motivasi ini dinamakan Teknik Karet Gelang Merah.

Teknik sederhana ini dari Robert G. Allen, milyuner dari New York dan pengarang buku best seller "Road to Wealth". Allen mengatakan, bahwa dalam setiap tindakan kita, selalu ada pikiran positif dan negatif.

Bahkan jika kita berdiam diri pun juga ada kedua pikiran tersebut, misalnya pikiran positif akan berkata "Ayo,kita mulai bekerja". Sedangkan pikiran negatif berkata "Ah, nanti saja. Sedang enak nih duduk-2nya". Kedua pikiran ini sama kekuatannya. Jadi terkadang positif yang menang, saat lain negatif yang menang.

Lalu, jika memang kekuatannya 50 : 50, bagaimana caranya agar positif bisa lebih dominan?

Jika memang kekuatannya sama, maka harus ada perangsang dari luar yang bisa mencegah, ketika pikiran negatif keluar. Allen menggunakan karet gelang merah di pergelangan tangan kirinya. Setiap saat ada pikiran
negatif sekecil apapun yang melintas di pikirannya, dia langsung menjepret tangannya dengan karet gelang tersebut. Sepintas memang tampak lucu. Tapi pengaruhnya ke alam bawah sadar (ABS) anda luar biasa besar. Apabila anda konsisten dengan menjepretkan karet gelang setiap kali anda berpikir negatif, maka ABS anda akan merekamnya menjadi suatu kebiasaan yang harus dihindari.

Minggu, 10 Juni 2012

Penjara Pikiran

Penjara Pikiran
Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain, namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya. Dengan penasaran dia menghampiri belalang lain itu dan bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?" Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Di manakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan." Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan kebiasaan bisa membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam-dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dengan seutas tali yang terikat pada sebilah pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada "sesuatu" yang mengikat kakinya, padahal "sesuatu" itu bisa jadi hanya seutas tali kecil...

Teladan

Teladan
Dalam  dunia motivasi, sikap teladan sangat berpengaruh besar ketika kita akan memotivasi orang lain. Tentunya motivasi diberikan kepada seseorang agar orang tersebut mau bertindak, bersikap atau memiliki karakter sesuai dengan tujuan kita memotivasi orang tersebut. Dalam prosesnya tentu ada sesuatu yang dilatih baik itu dalam pola pikir, perilaku maupun kebiasaan. Hal ini akan cepat dilakukan oleh orang yang kita motivasi apabila mereka tahu bahwa kita sendiri melakukannya dan telah berhasil mencapai target tujuan yang direncanakan.

Mengelola sumber daya manusia tidak saja sulit, tetapi juga makan waktu. Sebaiknya dilakukan dengan kelemahlembutan, kesabaran, mengamati, memuji, memberi peringatan maupun penghargaan. Lebih baik lagi bila dilakukan dengan memberikan teladan.

Semua orang yang menunduki jabatan manajer atau penyelia (supervisor) pada dasarnya adalah seorang salesperson. Yang dijualnya adalah sikap baik dan budaya kerja yang baik. Bila Anda tidak mempraktekkan hal-hal baik itu, mustahil Anda akan bisa "menjual"nya.

Anda dinilai orang berdasarkan apa yang Anda lakukan, bukan apa yang Anda katakan. Pemimpin yang baik memahami bahwa teladan adalah sebuah alat yang ampuh dan efektif. Mereka menyadari bahwa orang-orang di sekelilingnya memperhatikan cara kerjanya, dan bahwa keteladanan yang diberikannya berdaya pengaruh jauh lebih hebat dibandingkan bila ia hanya mengkhotbahkannya.

Sabtu, 09 Juni 2012

Kenapa Harus Berteriak

Kenapa Harus Berteriak - go-motivasi.blogspot.com
Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya;
"Ketika seseorang sedang dalam keadaan  marah atau bertengkar, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak.Kenapa harus berteriak?"

Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab;
"Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia akan berteriak."
"Tapi..." sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada disampingnya. Kenapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"

Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan. Sang guru lalu berkata; 
"Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus
berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa harus berteriak lebih keras lagi."  

Sang guru masih melanjutkan; "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Kenapa demikian?" 
Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban.
"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan." 

Telur Emas

Telur Emas - go-motivasi.blogspot.com
Sebuah dongeng rakyat yang sampai sekarang masih cukup terkenal, dan sampai sekarang tetap saya ingat karena telah memberikan inspirasi yang mendalam bagi saya. Dikisahkan seorang peternak angsa, memiliki begitu banyak angsa di peternakannya. Sang peternak adalah seorang yang rajin memelihara angsa-angsanya, hanya saja karena pengelolaan peternakannya yang sederhana dan tidak pernah diupayakan untuk ditingkatkan, maka hasil telur dari angsa-angsa ini selalu begitu-begitu saja tidak pernah memberikan peningkatan penghasilan bagi sang peternak.

Suatu pagi, seperti biasa sang peternak bangun dari tidurnya dan bergegas menuju kandang-kandang angsanya untuk segera mengumpulkan telur-telur yang dihasilkan si angsa hari itu. Betapa terkejutnya sang peternak ketika mendapati sebuah telur berwarna kuning keemasan dari seekor angsa tua di kandang paling ujung.

"Siapa yang pagi-pagi telah berusaha mempedayai saya…", gumamnya dalam hati sambil memungut telur keemasan tadi. "Mungkinkah ini sebuah telur dari emas", pikirnya kemudian.

Lama dia berpikir me-logika terhadap apa yang terjadi dengannya pagi itu, sambil terus memandangi telur keemasan digenggamannya. Merasakan beratnya, mengetuk-ngetukkannya pada batu, menggores-goreskannya, sampai pada suatu keyakinan dalam hati pak peternak bahwa dia harus bergegas memastikan benda apa itu.

Jumat, 08 Juni 2012

Saya Tidak Tahu

Menjadi cerdas, tidak berarti mengetahui segala jawaban. Terkadang, jawaban paling cerdas yang anda   dapat katakan adalah "Saya tidak tahu". Diperlukan rasa percaya diri dan kecerdasan extra untuk mengakui ketidaktahuan anda. Dan saat anda melakukannya, anda sedang dalam proses mempelajari jawaban sesungguhnya.                       
                                             
Seringkali, karena alasan kebanggaan dan mencegah rasa tidak aman, kita mengatakan tahu, padahal kita tidak tahu. Lewat cara ini, kita telah menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar lebih lanjut. Percayalah, tidak ada salahnya anda tidak mengetahui suatu hal. Bagian penting dari kebijaksanaan adalah mengetahui batas pengetahuan anda. Mengetahui apa yang anda tahu dan apa yang anda tidak tahu. Orang yang benar-benar cerdas adalah orang yang tahu dan mengerti, bahwa tak semua pertanyaan dapat ia jawab. Orang yang benar-benar cerdas, adalah orang yang mau bertanya, mau belajar, mau bertumbuh.       
                                              
Gunakan pengetahuan yang anda miliki, dan miliki pengetahuan yang anda perlukan.

Itu adalah jalan terbaik yang dapat anda tempuh.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...