Laman

Tampilkan postingan dengan label istri dan mantan istri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label istri dan mantan istri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juni 2012

Istri dan Mantan Istri

Suatu sore dipinggiran kampus, aku seperti biasa, makan nasi goreng kesukaanku. Nasi goreng. Ya hanya nasi goreng yang biasa dijajakan melalui gerobak dorong. Boleh di kata bahwa inilah nasi goreng kesukaannku, selain enak juga murah. Sekian lama aku menjadi pelanggan, sedikit demi sedikit muncul keberanianku untuk bertanya masalah yang cukup sensitif : Masalah keluarga.

Pak Toyib (nama samaran), memang selalu mengganjal dalam fikiranku. Karena ketika kami berinteraksi, tampak jelas dari isi pembicaraan, gaya bahasa yang digunakan bukanlah bahasa orang yang tidak berpengalaman. Usianya sekitar 68 tahun, meskipun rambut dan kumisnya telah memutih, tetapi tatapan matanya sangatlah tajam, setajam tatapan mata para dosen di kampusku. Terkadang aku kasihan melihatnya, karena tampak ia dengan sangat terpaksa mendorong gerobak. Tubuhnya tidaklah kekar.

Waktu itu kebetulan tidak ada pembeli yang singgah, sehingga sambil menikmati nasi goreng aku dapat mendengarkan kisah hidupnya. Seperti yang telah beliau ceritakan, bahwa beliau memiliki lima orang anak. Dua orang dari istri pertama, dan tiga orang dari istri kedua.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...