Laman

Tampilkan postingan dengan label cerita sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita sukses. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2012

10 Investasi Utama

Jika teman-teman mau berinvestasi, saya pikir ini saran yang baik dan aman untuk berinvestasi. Selain berlaku untuk anda yang sedang meniti karier di perusahaan, maupun yang mempunyai bisnis pribadi. Mudah-mudahan pendapat ini menjadi salah satu inspirisi kita untuk mencapai kesuksesan di puncak.
10 Investasi Utama
  1. Investasi dalam hubungan dengan orang-orang yang dikasihi.
    Apalah artinya sukses, jika kesuksesan itu tidak dapat dirasakan oleh orang-orang yang kita sayangi. Karier memuncak, tetapi keluarga amburadul, teman-teman menjauh. Semua akan berakhir sebagai orang kaya yang menjalani kehidupan miskin.

Sabtu, 19 Mei 2012

Waktu Prioritas

Waktu Prioritas
Ada kalanya waktu terasa lewat begitu saja. Terutama ketika Anda menenggelamkan diri dalam pekerjaan. Anda yang mengalaminya biasanya akan sedikit kaget karena tiba-tiba arloji di tangan sudah menunjukkan saat akhir jam kantor. Teman yang memperhatikan akan bilang Anda sedang sibuk. Benarkah Anda sibuk?

Mungkin memang begitu adanya. Tetapi jangan-jangan Anda, atau teman yang begitu, sebetulnya sedang menghadapi tekanan tertentu, seperti perasaan ingin menghindar, merasa ditolak, atau kadar percaya diri
sedang turun. Lili, seorang teman saya, mengaku pernah sengaja berlagak sibuk seharian di kantor lantaran menghindar dari kondisi terjepit antara ajakan makan siang bareng oleh sang pacar dan sahabat sejak jaman kuliah yang akan datang mau menawarkan bisnis baru. Sementara itu ada undangan lunch break sambil merayakan ultah seorang teman sekantor di sebuah tempat yang cozy. Kebingungan semacam itu kerap muncul dari tipe orang yang ingin menyenangkan setiap oarng.

Jumat, 18 Mei 2012

Saat Berada di Puncak Kesuksesan

Saat Berada di Puncak KesuksesanPada zaman kerajaan-kerajaan di Cina, sejarah kekuasaan sering diwarnai dengan kekejaman demi kekejaman. Ini juga tidak jauh berbeda dengan sejarah kerajaan di Nusantara yang dipenuhi konflik dan intrik antar pemegang kekuasaan. Kemenangan dan kekuasaan sering dipakai untuk melampiaskan dendam yang begitu keji. Dan sudah pasti, membalas dendam selalu berarti menciptakan dendam-dendam baru yang tak berkesudahan.

Untuk kesekian kalinya, kita harus ingat bahwa kekerasan akan melahirkan kekerasan baru. Pelampiasan dendam akan memunculkan dendam baru yang tak kalah keji.

Mungkin sudah menjadi sifat manusia yang gampang sekali mabuk kekuasaan. Mengalahkan atau menaklukkan musuh dianggap sebagai pintu untuk berbuat apa saja, sekehendak hati dan tanpa mengenalbatas. Sekalipun perbuatan tersebut telah melanggar batas-batas moral dan perikemanusiaan. Titah penguasa di puncak kekuasaan tak bisa dibantah oleh siapa pun, sekalipun bantahan itu mengandung kebenaran. Kita, seharusnya bisa mengambil hikmah dari sejarah kelam masa silam ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...