Laman

Tampilkan postingan dengan label berfikir positif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berfikir positif. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Mei 2012

Bagian Tubuh yang Paling Berarti

Bagian Tubuh yang Paling Berarti
Ibuku selalu bertanya padaku apa bagian tubuh yang paling penting. Bertahun-tahun, aku selalu menebak dengan jawaban yang aku anggap benar.

Ketika aku muda, aku pikir suara adalah yang paling penting bagi kita sebagai manusia, jadi aku jawab, "Telinga, Bu." 
Jawabnya, "Bukan.
Banyak orang yang tuli. Tapi, teruslah memikirkannya dan aku menanyakanmu lagi nanti."

Beberapa tahun kemudian sebelum dia bertanya padaku lagi. Sejak jawaban pertama, kini aku yakin jawaban kali ini pasti benar. Jadi, kali ini aku memberitahukannya, 
"Bu, penglihatan sangat penting bagi semua orang, jadi pastilah mata kita."
Dia memandangku dan berkata, 

Kamis, 24 Mei 2012

Arti Seorang Sahabat

Kenapa disaat terjatuh kita ingin seseorang memeluk kita atau sekedar menemani kita? Mengapa juga ketika disakiti kita inginkan seseorang untuk tempat kita mengadu? Mungkin kita akan menjadi sakit kembali ketika melihat atau mendengar seseorang yang kebetulan mirip dan dekat dengan orang yang pernah melukai kita. Adakalanya dengan ketakutan dan kebingungan kita memutuskan tidak akan pernah percaya dan mencintai siapapun lagi. Kitapun merasakan senang jika ada seseorang yang selalu disisi kita saat sedih maupun saat senang.

Seseorang yang selalu membantu kita tanpa mengharap apapun selain senyuman kita, yang mengerti, yang memahami dan menerima kita apa adanya.

Beberapa dari kita menyebutnya sahabat perjalanan hidup. Sebagian lebih sederhana mengatakan teman seperjuangan. Bagi yang romantis menyatakan kekasih hati. Teruntuk yang telah menikah mengakui bahwa Tuhan menciptakannya agar kita tidak merasa kesepian. Sejauh mana beda dari semua itu?

Rabu, 23 Mei 2012

Diam Itu Emas

Diam Itu Emas
 " Diam Itu Emas "

Di kala anda tak mempunyai kata-kata untuk diucapkan, diamlah. Lebih mudah mengetahui kapan anda harus berbicara dan mengumbar perkataan. Namun,teramat sulit menjaga kapan sebuah jeda harus didiamkan. Ingatlah, bibir bukan hanya untuk dibuka lebar-lebar. Lebih sering kita perlu untuk mengatupkannya rapat-rapat. Berbicara seringkali bagaikan menghamburkan paku pada jalan yang akan dilalui. Kita tak tahu pada paku yang manakah kita akan jatuh tersungkur.

Berbicara memerlukan sebuah pengendalian diri agar kata-kata berbicara sebagaimana mestinya. Sedangkan diam adalah pengendalian itu sendiri yang harus diketukkan untuk menjaga sebuah harmoni. Itulah mengapa orang bijak menyimpan butir-butir emas kebajikan mereka dalam diam.

10 Investasi Utama

Jika teman-teman mau berinvestasi, saya pikir ini saran yang baik dan aman untuk berinvestasi. Selain berlaku untuk anda yang sedang meniti karier di perusahaan, maupun yang mempunyai bisnis pribadi. Mudah-mudahan pendapat ini menjadi salah satu inspirisi kita untuk mencapai kesuksesan di puncak.
10 Investasi Utama
  1. Investasi dalam hubungan dengan orang-orang yang dikasihi.
    Apalah artinya sukses, jika kesuksesan itu tidak dapat dirasakan oleh orang-orang yang kita sayangi. Karier memuncak, tetapi keluarga amburadul, teman-teman menjauh. Semua akan berakhir sebagai orang kaya yang menjalani kehidupan miskin.

Minggu, 20 Mei 2012

You Can't Defeat Me

You Can't Defeat Me
 Terkadang begitu mudah bagi kita tuk menyerah ketika dihadapkan pada masalah. Karena kita merasa masalah itu begitu berat, dan tak mungkin kita hadapi dan kita selesaikan ..

Manusia tanpa harapan adalah seseorang yg mati sebelum waktunya. kita begitu rapuh, mudah menyerah seolah  masalah kita itu adalah masalah yg paling berat di muka bumi ini ?

Tidak kawan..tidaklah begitu...
Lihat lah disekeliling kalian..lihat lah kebawah. Jika kita merasa punya masalah dengan kemiskinan., masih banyak mereka yg lebih menderita dari kita, masih banyak mereka masih dihantui ketakutan sepanjang hari akan kelangsungan hidup mereka. Terkadang kita lupa tuk melihat ke sekeliling kita..dan merasakan bahwa denyut kehidupan masih berjalan.

Jumat, 18 Mei 2012

Tak Ada yang Mengalahkan Pesona Kesederhanaan

Tak Ada yang Mengalahkan Pesona Kesederhanaan
Semula kita belajar melakukan hal-hal sederhana. Tak lebih dari satu tambah satu sama dengan dua. Ketika soal-soal itu semakin terasa mudah, kita coba kerjakan yang sulit. Kita rambah puluhan, ratusan, perkalian juga pembagian. Kita namai itu sebagai tantangan. Tak lama tantangan kehilangan daya tariknya jua. Maka, kita kepalkan tangan untuk menaklukkan sesuatu yang rumit, besar, dan tak mudah ditundukkan. Sebuah soal pun dijawab oleh berlembar-lembar perhitungan hingga nyaris tak dikenali lagi mana angka mana tanda baca.

Rapat Efektif

Rapat Efektif
Sudah lima bulan Yuyun diangkat sebagai manajer di bagian penjualan. Senang sih. Tapi ada satu hal yang mengganjal di hatinya. Setiap kali rapat sebagian besar anggota timnya tampaknya malas ikut rapat. Mereka saling menunggu untuk masuk ke ruang rapat. Yang satu sudah masuk, yang lain belum. Yang sudah masuk lalu keluar lagi dengan dalih ingin memanggil temannya yang masih di ruang penjualan. Eh waktu dia pergi, temannya yang ditunggu sudah datang. Sekarang mereka gantian menunggu orang yang tadi keluar.

Karena lama, maka dua orang di antaranya minta izin ke kamar kecil. Ketika yang keluar tadi sudah kembali, mereka tidak bisa langsung mulai karena menunggu kedua orang yang tadi ke kamar kecil. Benar-benar bikin sakit kepala. Apalagi kalau ada yang keluar lagi karena ingin memanggil dua orang yang ke kamar kecil tadi. Akhirnya mereka datang bertiga tujuh menit kemudian. Astaga!

Pada Akhirnya Hanya Keindahan

Pada Akhirnya Hanya Keindahan
Setiap perjalanan (termasuk perjalanan hidup) sering diganggu oleh pertanyaan nakal sekaligus usil: di mana dan bagaimana akhirnya? Disebut nakal dan usil karena pertanyaan ini juga yang membuat manusia buru-buru, tidak sabar, mudah memberi judul gagal. Untuk kemudian, membiarkan hampir setiap pengalaman keseharian kehilangan keindahannya. Seperti berjalan ke Bandung lewat Puncak misalnya. Karena tidak sabar dan buru-buru maka keindahan pemandangan berupa hijaunya daun teh, hamparan pemandangan yang berujung pada kota Jakarta sampai dengan hawa dingin, segar dan sejuk, hilang begitu saja tanpa sempat dinikmati.

Hal yang serupa juga terjadi dengan kehidupan. Setiap langkah yang buru-buru dan tidak sabar mau segera sampai di tujuan, membuat terlalu banyak keindahan yang hilang. Seperti memakan sebatang pisang. Ketika buru-buru tidak saja hadir kemungkinan lidah tergigit, tetapi juga banyak keindahan yang hilang. Memakan pisang (demikian juga hidup) tujuannya bukanlah menghabiskan pisangnya secepat dan sesingkat mungkin. Melainkan menikmati setiap gigitan dan kunyahan. Setiap gerakan mulut sebenarnya menghadirkan keindahan.

Sabtu, 12 Mei 2012

Maka Nikmatilah, Karena Ini Pun Akan Berlalu

Maka Nikmatilah, Karena Ini Pun Akan Berlalu
Saat di depanmu terhidang nasi sayur tahu tempe, mengapa mesti sibuk berandai-andai dapat makan ikan, daging atau ayam ala resto? Padahal kalau saja kau nikmati apa yang ada tanpa berkesah, pastilah rasanya tak jauh beda. Karena enak atau tidaknya makanan lebih tergantung kepada rasa lapar dan mau tidaknya kita menerima apa yang ada. Maka nikmatilah, karena jika engkau terus mengharap makanan yang lebih enak, makanan yang ada di depanmu akan basi, padahal belum tentu besok engkau akan mendapatkan yang lebih baik daripada hari ini.

Saat engkau menemui udara pagi ini cerah, langit hari ini biru indah, mengapa sibuk mencemaskan hujan yang tak kunjung datang? Padahal kalau saja kau nikmati adanya tanpa kesah, pastilah kau dapat mengerjakan begitu banyak kegiatan dengan penuh kegembiraan. Maka nikmatilah, jangan malah resah memikirkan hujan yang tak kunjung tumpah. Karena jika kau tak menikmatinya, maka saat tiba masanya hujan menggenangi tanahmu, kau pun kan kembali resah memikirkan kapan hujan berhenti.

Percayalah, semua ini akan berlalu, maka mengapa harus memikirkan sesuatu yang tak ada, namun suatu saat pasti akan hadir jua? Sedang hal itu hanya akan membuat kita kehilangan keindahan hari ini karena mencemaskan sesuatu yang belum pasti.

Lakukanlah dengan Kebaikan Hati

Lakukanlah dengan Kebaikan Hati
Apa pun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri.

Di balik semua pencapaian, terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapa pun rela berkorban untuk keberhasilan anda.

Seorang bijak berujar: "Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu."

Kapan Kita Berempati kepada Orang Miskin

Kapan Kita Berempati kepada Orang Miskin

Kapan Kita Berempati kepada Orang Miskin?

Jumat sore pekan lalu saya dan beberapa teman melintasi jalur lambat Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Lalu lintas padat. Di depan Bank Permata ada dua orang lanjut usia sedang menarik gerobak penuh kardus. Di depan mereka dua orang bersepeda, masing-masing membawa buntalan tinggi di tempat duduk belakang. Mereka bergerak perlahan menyusuri jalan macet.

Klakson meraung bertalu-talu dari sejumlah pengemudi kendaraan pribadi, yang umumnya adalah kendaraan roda empat. Dua penduduk renta itu terus berusaha menarik gerobaknya lebih kencang. Dua orang bersepeda pun berusaha mengayuh lebih cepat. Mereka terus berpacu karena selalu diklakson pengendara-pengendara mobil di belakang mereka.

Tidak enak rasanya melihat orang kecil mengalami perlakuan seperti itu. Warga yang mapan kerap mengabaikan warga lemah yang tak mampu mengikuti irama cepat. Sebagian warga mapan tak menyadari bahwa klakson bertalu-talu yang tampak sepele itu malah menyayat hati orang kecil.

Jadi Pribadi Yang Penuh Daya Tarik

Jadi Pribadi Yang Penuh Daya Tarik
Kadang kita menemukan seseorang yang kita kenal, yang begitu menyenangkan, hingga membuat kita merasa nyaman dan merindukan kehadiran orang itu. Bisa dibilang orang semacam ini memiliki daya tarik bagi orang lain. Daya tarik merupakan kualitas istimewa yang ada pada sesorang dan membuat keterpesonaan pada orang lain. Seperti misalnya bunga, alat untuk menarik lebah. Namun kabar gembiranya, kita semua dapat menjadi orang yang selalu dirindukan seperti itu. Daya tarik dapat ditumbuhkan. Anda dapat menciptakan getaran positif yang dapat melingkupi Anda. Sebuah aura positif yang dapat ditimbulkan dari perhatian, kasih sayang dan rasa hormat. Anda dapat mengikuti beberapa tips menumbuhkan daya tarik dibawah ini.

Berikan Kebaikan Tanpa Pernah Menghitungnya
Tuhan itu maha pemurah. Ada pepatah mengatakan lebih baik memberi dari pada meminta. Birikan kesediaan yang tulus untuk berbagi dengan orang lain. Dalam kehidupan sosial, orang cenderung memberi dan beramal semata-mata demi memuaskan ego. Namun sebenarnya, memberi dengan ikhlas dapat menumbuhkan perasaan positif. Belajarlah memberi tanpa mengharapkan imbalan, perasaan yang datang dari hati akan menumbuhkan kepuasan dan kesenangan.

Hadiah Cinta Seorang Ibu

Hadiah Cinta Seorang Ibu
"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga!

Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.

Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh." Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas.

Hal-Hal Menakjubkan Pada Sahabat

Hal-Hal Menakjubkan Pada Sahabat
Berikut ini beberapa dari hal-hal menakjubkan pada sahabat sejati :
  • Anda bisa memberitahu apa yang anda rasakan pada seorang sahabat tanpa mengucapkan sepatah katapun.
  • Sahabat mengerti bila anda terlalu sedih untuk bicara dan tahu keberadaanya bisa mengurangi kesedihan itu.
  • Kalau dua sahabat mempunyai ukuran baju yang sama, jumlah baju mereka berlipat dua. 
  • Sahabat tidak menyuruh anda berhenti bersedih ketika anda sedang sedih. 
  • Mereka tidak menawarkan pemecahan untuk masalah yang tidak ingin anda pecahkan. 
  • Mereka tidak memotong pembicaraan ketika anda ingin bicara. 
  • Mereka tidak menyuruh anda memakai otak ketika anda sedang tidak masuk akal.
  • Mereka ikut tertawa ketika anda tidak bisa berhenti tertawa, dan mereka mengatakan kapan ketika anda harus berhenti berbuat konyol seperti itu. 
  • Sahabat ikut senang ketika anda senang. 

Jumat, 11 Mei 2012

Garam dan telaga

Garam dan telaga
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak, hanya mendengarkannya dengan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam, dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Ditaburkannya garam itu kedalam gelas, lalu diaduknya perlahan.

"Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya..", ujar Pak tua itu. "Pahit. Pahit sekali", jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua itu, sedikit tersenyum. Ia, lalu mengajak tamunya ini, untuk berjalan ke tepi telaga di dalam hutan dekat tempat tinggalnya. Kedua orang itu berjalan berdampingan, dan akhirnya sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Pak Tua itu, lalu kembali menaburkan segenggam garam, ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, dibuatnya gelombang mengaduk-aduk dan tercipta riak air, mengusik ketenangan telaga itu.

Filosofi Semut Dalam Dunia Kerja

Filosofi Semut Dalam Dunia Kerja
Banyak karakter positif semut. Dan hebatnya karakter semut yang seakan sudah menjadi filosofi hidup para semut, dapat dijadikan pedoman untuk bekerja. Memang filosofi itu sangat sederhana, namun jika Anda dapat menerapkannya, Anda akan menjadi pekerja handal yang luar biasa. So, simak deh filosofi semut yang hebat berikut ini:
  • Semut selalu bekerjasama.
    Coba Anda perhatikan cara kerja semut, mulai dari mengangkat sebutir nasi sampai memakannya. Mereka selalu bekerja sama. Sebutir nasi yang cukup berat bagi semut, diangkat beramai-ramai ke tempat mereka. Begitu seterusnya hingga butiran nasi yang mereka angkut mencukupi kebutuhan makan mereka. Kemudian mereka akan menyantapnya pula bersama-sama. Kerjasama dan kekompakan para semut bisa Anda jadikan teladan. Misalnya, saat rekan kerja Anda kesulitan, apa salahnya Anda membantu. Toh hasilnya bukan untuk kepentingan pribadi namun demi kepentingan kelompok atau bersama.

Emas atau kuningan

Emas atau kuningan
Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat baik. Ia mempunyai banyak sekali emas dan kuningan sehingga antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu.

Suatu hari raja yang baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya lalu mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah mereka.

Karena antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu maka sulit sekali di bedakan, mana yang emas dan mana yang kuningan, lalu mana yang emasnya 24 karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat, namun ada peraturan dari sang raja, yaitu apabila mereka sudah memilih dan mengambil satu dari emas itu, mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.

Dimana Letak Kebahagiaan

Dimana Letak Kebahagiaan
Konon pada suatu waktu, Tuhan memanggil tiga malaikatnya. Sambil memperlihatkan sesuatu Tuhan berkata, 
"Ini namanya Kebahagiaan. Ini sangat bernilai sekali. Ini dicari dan diperlukan oleh manusia. Simpanlah di suatu tempat supaya manusia sendiri yang menemukannya. Jangan ditempat yang terlalu mudah sebab nanti kebahagiaan ini disia-siakan. Tetapi jangan pula di tempat yang terlalu susah sehingga tidak bisa ditemukan oleh manusia. Dan yang penting, letakkan kebahagiaan itu di tempat yang bersih".

Setelah mendapat perintah tersebut, turunlah ketiga malaikat itu langsung ke bumi untuk meletakkan kebahagiaan tersebut. Tetapi dimana meletakkannya? Malaikat pertama mengusulkan, 
"Letakan dipuncak gunung yang tinggi".
Tetapi para malaikat yang lain kurang setuju. Lalu malaikat kedua berkata, 
"Latakkan di dasar samudera". 
Usul itupun kurang disepakati. Akhirnya malaikat ketiga membisikkan usulnya. Ketiga malaikat langsung sepakat. Malam itu juga ketika semua orang sedang tidur, ketiga malaikat itu meletakkan kebahagiaan di tempat yang dibisikkan tadi.

Cangkir yang cantik

Cangkir yang cantik
Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik.

"Lihat cangkir itu," kata si nenek kepada suaminya. 
"Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si kakek.

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara 
"Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.

Anggur

Anggur
Seseorang telah menanam anggur yang dikenal sebagai suatu jenis baru yang menghasilkan buah anggur yang siap dimakan hanya setelah berumur tiga puluh tahun. Ketika dia menanamnya, Sultan melintas, berhenti, dan berkata, 
"Engkau seorang yang luar biasa optimis jika engkau berharap hidup hingga anggur itu berbuah."
"Mungkin aku tidak akan hidup selama itu," jawab orang itu. 
 "Tetapi setidaknya para penggantiku akan hidup dan mengambil keuntungan dari pekerjaanku, sebagaimana kami semua mengambil keuntungan dari kerja para pendahulu kita."
"Kalau begitu," jawab Sultan. 
"Jika pohon anggur itu berbuah, bawakan beberapa butir buah untukku. Itu jika kita lolos dari pedang kematian yang menggantung di atas kita sepanjang waktu."
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...